Berani Melangkah Menemukan Cerita: English Program with Miss Serena from Italy

Membuat keputusan mengikuti program di negara berbeda bukanlah hal yang mudah. Selain kita akan menghadapi lingkungan yang berbeda, bahasa di negara yang akan kita kunjungi juga belum tentu sama. Namun seperti kata pepatah “Pertumbuhan dimulai ketika kita berani melangkah keluar dari zona nyaman’’. Serena Seghizzi WNA yang berasal dari Italia salah satu orang yang berani mengambil keputusan yang tidak mudah tersebut. Namun keputusan Serena untuk mengikuti program di Indonesia membuahkan cerita baru bagi dirinya sendiri. Berada di Indonesia bukan hanya tentang mengikuti sebuah program, namun Serena juga bisa mendapatkan banyak pengalaman baru.

Selama kurang lebih 2 bulan menjalani Program bersama AEC Semarang, Serena mendapatkan kesempatan untuk melihat Indonesia mulai dari mengenal budaya, bahasa serta berbagi pengalaman sebagai pengajar Bahasa Inggris di sekolah Indonesia. Setibanya di Indonesia, Serena terlebih dahulu mengikuti kegiatan awal yang menjadi bagian dari persiapannya selama mengikuti program. Melalui On Arrival Training bersama Mr. Eko selaku Direktur AEC Semarang. Serena diperkenalkan lebih jauh mengenai program yang akan dijalani. Kemudian berlanjut melalui pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) bersama Miss Winda. Serena mempelajari berbagai kosa kata dan ungkapan dasar yang dapat digunakan dalam kegiatan sehari-hari.  Selain belajar bahasa, Serena juga diajak untuk mengenal Semarang secara langsung. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah City Tour ke Kota Lama Semarang. Dari kawasan bersejarah, Serena tidak hanya menikmati suasana kota, tetapi juga diperkenalkan pada berbagai cerita dan peninggalan sejarah.

Pada hari berikutnya Serena mulai menjalankan salah satu bagian utama dari programnya. Hari pertama disekolah Serena beserta AEC Semarang turut hadir  dalam kegiatan Opening Ceremony English Program di Yayasan Abul Yatama. Kegiatan ini bertujuan untuk mengawali berjalannya program selama 2 bulan kegiatan disekolah. Kegiatan Serena di program ini setiap hari Senin – Jumat sebagai guru tamu Bahasa Inggris di sekolah Hidayatullah untuk jenjang SD – SMA. English Program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi sekolah khususnya bagi siswa – siswa. Siswa diharapkan lebih termotivasi untuk belajar Bahasa Inggris dan lebih percaya diri saat praktik berbicara Bahasa Inggris dengan foreigner. 

Rutinitas Serena pada hari Sabtu adalah berbagi pengalaman melalui kelas Bahasa Inggris di AEC Semarang. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman yang berbeda bagi siswa AEC dalam belajar Bahasa Inggris. Karena siswa dapat berinteraksi dengan foreigner secara langsung dalam belajar Bahasa Inggris. Di luar kegiatan program, Serena juga menggunakan waktu luangnya untuk mengenal lebih banyak tempat di Indonesia. Beberapa destinasi yang dikunjunginya antara lain Yogyakarta dan Bandungan, serta berbagai tempat menarik lainnya. Indonesia tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya program, tetapi juga menjadi ruang bagi Serena untuk menciptakan berbagai kenangan yang akan dibawa pulang setelah program berakhir. Yuk kita tonton keseruan kegiatan Serena selama di Indonesia di video ini.

Informasi

Summer Program: Saatnya Belajar, Berpetualang, dan Bertumbuh || Miss Linnea from Sweden

Dua bulan di Indonesia belajar budaya baru, mencoba bahasa yang berbeda, menjadi guru, serta explore Indonesia. Itulah pengalaman yang dijalani Linnea dari Swedia selama berada di Indonesia bersama AEC Semarang dalam Summer Project periode bulan Agustus – September 2026.

Di hari kedua Linnea datang ke Indonesia, Linnea mempunyai kegiatan di kantor AEC Semarang seperti On Arrival Training bersama Mr Eko Wahyudi sebagai Direktur di AEC Semarang. Pada sesi ini  diperkenalkan kegiatan program secara rinci, tentang budaya serta aturan yang berlaku khususnya selama program berjalan. Selain itu AEC  juga memberikan pelatihan  Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) bersama Miss Winda. Supaya bisa mengenal dan mengetahui kosakata hingga ungkapan sederhana yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Kemudian dilanjutkan makan siang bersama dan sambil mengenalkan dan mencoba makanan khas Indonesia yaitu ‘Nasi Padang’.

Di hari kedua tidak hanya selesai dikegiatan tersebut, AEC mengajak Linnea untuk City Tour ke salah satu tempat wisata yang cukup popular di Semarang. Pada sore hari lebih tepatnya setelah pelatihan BIPA selesai di laksanakan, kami mengunjungi Kota Lama bersama Linnea. Pada kegiatan ini AEC juga bertujuan untuk mengenalkan lebih jauh Sejarah tentang Kota Lama ke Linnea.

Di hari ke tiga adalah jadwal Opening Ceremony di sekolah AL Azhar BSB Semarang. Di sekolah ini lah Linnea akan menjalankan program nya selama di Indonesia atau lebih tepatnya di Semarang.  Sebagai Foreigner atau guru tamu WNA Linnea berkesempatan mengajar siswa kelas 1 hingga kelas 6 pada level Sekolah Dasar [SD] disekolah Al Azhar BSB Semarang.

Dengan hadirnya Linnea di sekolah tersbut di harapkan para siswa mendapatkan kesempatan untuk belajar bahasa Inggris secara langsung bersama Foreigner, melatih kepercayaan diri untuk berbicara bahasa Inggris dengan WNA dan memberikan motivasi ke para siswa untuk lebih semangat belajar Bahasa Inggris. Supaya dapat menjalin relasi dan komunikasi untuk bersaing di dunia global.

Selain mengajar di sekolah pada Hari Senin – Jumat, dihari Sabtu Linnea juga kami berikan kesempatan untuk mengajar kelas Bahasa Inggris di AEC Semarang bersama siswa- siswa di AEC. Saat hari libur Linnea tentu tidak melewatkan kesempatan untuk explore Indonesia. Ia mengunjungi berbagai tempat, mulai dari Bali, Ambarawa, Surakarta, hingga Jakarta. Setiap perjalanan memberikan pengalaman yang berbeda, mulai dari menikmati suasana kota, budaya, makanan, hingga menemukan tempat-tempat baru.

Bagiamana? Seru kan? Jadi kapan sekolah kalian juga ingin memiliki cerita yang menyenangkan seperti di atas?

Yuk kita lihat video kegiatan Linnea pada link dibawah ini

Informasi

September Datang, Promo Menyerang! Bukan Sekadar Bahasa, Ini Manfaat Belajar Bahasa Asing

Belajar bahasa asing tidak harus selalu dilakukan dengan cara yang sulit. Kunci utamanya adalah konsistensi dan keberanian untuk terus berlatih.Mulailah dengan kosakata sederhana yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Setelah itu, biasakan mendengarkan percakapan, membaca artikel sederhana, menonton video, dan mempraktikkan percakapan secara langsung.

Jangan terlalu takut melakukan kesalahan. Kesalahan merupakan bagian dari proses belajar. Semakin sering berlatih, semakin besar pula kesempatan untuk meningkatkan kemampuan.

Di era globalisasi seperti sekarang, kemampuan berkomunikasi menggunakan bahasa asing menjadi salah satu keterampilan yang semakin penting. Bahasa tidak hanya digunakan untuk berkomunikasi, tetapi juga menjadi jembatan untuk mengenal budaya, membangun relasi, memperoleh pendidikan, hingga membuka peluang karier yang lebih luas.

Belajar bahasa asing bukan hanya tentang menghafalkan kosakata dan tata bahasa. Lebih dari itu, belajar bahasa adalah proses untuk membuka pintu menuju dunia yang lebih luas.

Satu bahasa dapat menghubungkan kita dengan lebih banyak orang, lebih banyak budaya, dan lebih banyak peluang. Jadi, jangan tunggu nanti—mulailah belajar bahasa asing dari sekarang dan jadikan kemampuan tersebut sebagai investasi untuk masa depan!

Informasi & Pendaftaran

Membangun Kepercayaan Diri dalam Berkomunikasi Bahasa Inggris|| Belajar Bahasa Inggris bersama Foreigner

Kepercayaan diri membuat seseorang lebih berani untuk mencoba menggunakan bahasa Inggris tanpa terlalu memikirkan kesalahan. Dalam proses belajar bahasa, kesalahan merupakan sesuatu yang wajar. Justru melalui kesalahan, seseorang dapat mengetahui bagian mana yang perlu diperbaiki.

Ketika seseorang percaya diri, ia akan lebih aktif bertanya, berdiskusi, menyampaikan pendapat, dan berinteraksi dengan orang lain. Semakin sering bahasa Inggris digunakan, semakin terbiasa pula seseorang dalam memahami dan merespons percakapan.

Banyak orang sebenarnya memahami kosakata dan tata bahasa bahasa Inggris, tetapi masih merasa takut untuk berbicara. Rasa takut salah, malu dengan pengucapan, atau khawatir mendapatkan penilaian dari orang lain sering menjadi hambatan dalam berkomunikasi. Oleh karena itu, membangun kepercayaan diri merupakan bagian penting dalam proses belajar bahasa Inggris.

Salah satu pengalaman yang dapat membantu meningkatkan kepercayaan diri adalah berkomunikasi langsung dengan foreigner atau penutur bahasa Inggris dari negara lain. Berinteraksi dengan foreigner memberikan pengalaman nyata dalam menggunakan bahasa Inggris. Kita tidak hanya belajar vocabulary dan grammar, tetapi juga belajar memahami berbagai aksen, ekspresi, budaya, serta cara berkomunikasi dalam situasi sehari-hari.

Kalian kapan ingin mulai meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris bersama foreigner seperti siswa siswa AEC nih?. Yuk mulai langkah baru kalian bersama AEC Semarang.

Informasi & Pendaftaran

ENGLISH INTERPRETING : Workshop GEF-8 (Global Environment Facility siklus ke-8)

GEF-8 (Global Environment Facility – siklus ke-8) adalah periode pendanaan GEF untuk tahun 2022–2026 yang bertujuan mendukung negara-negara berkembang dalam menangani berbagai persoalan lingkungan global. Pada 17 September 2026 AEC Semarang kembali diminta berkolaborasi dalam penerjemah lisan Bahasa Inggris dengan Yayasan Rekam Nusantara untuk terlibat di kegiatan workshop GEF8 yang di adakan di kantor Bappeda Prov Jawa Tengah.

Kegiatan ini dibuat dengan metode FGD [forum group discussion] dengan beberapa pihak yang terkait. Pada workshop ini mendatangkan tamu dari mancanegara yaitu Miss Allison Jay Sterling. Miss Allison perwakilan dari pihak UNEP [United Nations Environment Programme]. FGD kegiatan ini berjalan kirang lebih selama 2,5 jam di kantor Bappeda Prov Jawa Tengah. Kegiatan ini diadakan pada dua tempat yang berbeda yaitu : Kantor Bappeda Prov Jawa Tengah dan di Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Tengah. Pada kegiatan workshop ini pihak KKP [Kementrian Kelautan dan Perikanan] kota Semarang juga turut hadir untuk memberikan materi dan berdikusi di kantor Bappeda Provinsi Jawa Tengah. Tim penerjemah lisan AEC yang bertugas pada kegiatan ini adalah Mr Natan.

Dalam GEF-8, pendekatan yang digunakan tidak hanya berfokus pada satu persoalan lingkungan, tetapi juga mendorong solusi yang terintegrasi. GEF mengorganisasikan dukungannya melalui lima bidang utama, yaitu keanekaragaman hayati, perubahan iklim, degradasi lahan, perairan internasional, serta bahan kimia dan limbah.

GEF-8 menggunakan kerangka “Healthy Planet, Healthy People”, yang menekankan hubungan erat antara kesehatan lingkungan dan kesejahteraan manusia. Dengan pendekatan tersebut, upaya perlindungan lingkungan diharapkan dapat berjalan bersamaan dengan peningkatan ketahanan dan kesejahteraan masyarakat.

Kalian butuh penerjemah lisan untuk kegiatan kalian? Yuk jangan ragu untuk tanya dan konsultasikan dengan kami ya.

Informasi & pendaftaran