Come Join Us Guys….. YES KOREA Batch IV : WWOOF & DMZ Project 2019

Annyeong Haseo Chinguyaa….. ^o^

Program YES KOREA kembali hadir tahun 2019 ini. Siapa yang sudah menanti-nanti ??? Wajib baca hingga selesai info kali ini ya…..

Setelah sukses dengan program YES KOREA Tahap I, II dan III, Akhil Education Centre [AEC] Semarang membuka kembali Program YES KOREA 2019 periode ke IV

Apa itu Program YES KOREA ???

YES KOREA [Youth Exchange Service] merupakan program lintas batas untuk pemuda Indonesia khususnya mahasiswa ke Republik Korea Selatan selama 2 bulan. Program ini akan menjembatani peserta lebih mengenal tentang Korea Selatan. Program YES KOREA ini diperuntukkan bagi kalian semua yang memiliki minat pertukaran international, pribadi yang berpikir terbuka serta peka terhadap masalah social dunia international.

Apa yang akan dilakukan selama program berlangsung ???

Kegiatan Program YES KOREA ini meliputi:

  • Program Pertanian & Perkebunan | Peserta akan mempelajari sistem pertanian di Korea Selatan
  • Program Pendidikan | Peserta akan mengajar di sekolah Korea
  • Seni dan Budaya | Peserta akan mempelajari kesenian Korea, Peserta akan belajar memasak masakan Korea

Nah, Chinguyaa ada 2 Project yang bisa kalian pilih:

  1. 1. WWOOF Project
  2. 2. Korea DMZ Peace Life-Valley

Detail Program YES KOREA Batch IV : WWOOF & DMZ Project 2019 sebagai berikut:

  • Pendaftaran                 : 01 Juli – 15 Agustus 2019
  • Pelaksanaan Program : 02 Oktober – 30 November 2019
  • Biaya Program             : 450 Euro

Biaya dalam program tersebut mencakup:

  1. Makan
  2. Akomodasi
  3. Transortasi Lokal
  4. Pre-Departure Training
  5. Orientation Training
  6. Sertifikat

Tidak mencakup:

  1. Tiket pesawat PP
  2. Visa Korea
  3. Passport
  4. Asuransi Perjalanan

Nah, itu tadi gambaran singkat mengenai program YES KOREA Batch IV: WWOOF & DMZ Project 2019. Kalian yang ingin tahu cerita peserta-peserta program YES Korea sebelumnya bisa baca di link ini.

https://aecsemarang.com/2019/06/28/berbagi-pengalaman-dari-korea-selatan-part-1/

https://aecsemarang.com/2019/07/04/berbagi-pengamalan-dari-korea-part-2/

Kalian yang mengaku mahasiswa-mahasiswa dengan minta pertukaran internasional atau yang mengaku sebagai K-Pop dan K-Drama, harus ikut program YES KOREA Batch IV ini.

Tunggu apa lagi chinguyaa….. Yuh daftar Sekarang juga ….

Untuk Informasi, Pendaftaran dan Pertanyaan bisa langsung hubungi kami di:

Mr. Eko Wahyudi | 085225573963 | eko@aecsemarang.com

Berbagi Pengalaman Dari Korea Selatan [Part 1]

Annyeong haseo ^o^

Hay guys…. kami akan berbagi cerita dari peserta YES Korea Batch II yang baru saja selesai mengikuti program tersebut. Simak ya ~

Sebelum saya bercerita, saya ingin memperkenalkan diri terlebih dahulu. Nama saya Hening Larashati Adzikry, biasa dipanggil Yayas. Saya mahasiswi D3 Bahasa Korea di Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Semester 4. Saya mengikuti program YES  Korea Batch II 2019 dari AEC Semarang.

Saya sangat senang bisa mengikuti program ini karena melalui program ini, saya bisa mengetahui banyak hal tentang Korea Selatan. Terutama di tempat saya dan teman-teman saya bekerja, yakni di DMZ Peace-Life Valley, kami diberikan ilmu pengetahuan mengenai cara berladang seperti membuat pupuk dari kayu, menebarkan pupuk tersebut ke banyak tumbuhan supaya subur, menanam daun bawang dan cara merawatnya.

Tidak hanya berladang, kami juga diberi tugas untuk memberi makan dan minum kambing setiap pagi hari. Karena inilah kami jadi sempat menyaksikan secara langsung bagaimana proses seekor kambing melahirkan. Kemudian, kami juga dapat mengetahui perkembangan bayi kambing yang awalnya hanya menyusu pada induknya, hingga sang induk yang mengajarkan anak-anaknya untuk ikut makan rumput dan pelet, dan juga minum air.

Selain itu, melalui program ini, saya dan teman-teman saya juga dapat mengasah dan mengembangkan bahasa Korea kami. Ini merupakan point terpenting bagi kami. Hampir setiap hari kami bertemu dan berkomunikasi secara langsung dengan para staf DMZ Peace-Life Valley dan juga para buruh tani yang merupakan penduduk sekitar yang tinggal di daerah Cheondori dan Seohwari. Kami sangat senang karena mereka menyambut kami dengan sangat ramah, apalagi setelah mengetahui bahwa kami mahasiswa jurusan Bahasa Korea dan bisa berbahasa Korea. Kemampuan Bahasa Korea kami juga terasah melalui tugas menerjemahkan buku cerita bergambar dari bahasa Korea ke bahasa Inggris.

Terkait sampah, fakta mengenai Korea Selatan yang senang memilah-milah sampah itu memang benar. Kita bisa belajar memilah sampah plastik, sampah botol, sampah kertas, sampah makanan, dan sampah lainnya. Seperti di drama-drama Korea.

Saat hari Sabtu dan Minggu, kami diberikan kesempatan untuk berlibur atau beristirahat. Terkadang pada hari libur itu kami pergi ke Myeongdong, atau sekedar jalan-jalan ke daerah Wontong untuk membeli jajanan. Terkadang juga kami menggunakan hari libur kami untuk bersih-bersih Seohwajae (sebutan rumah yang kami tinggali) dan beristirahat setelah 5 hari penuh kami bekerja.

Biasanya jika kami akan berpergian sendiri seperti ke Seohwari, Cheondori, Wontong, maupun daerah di kota Seoul, kami menggunakan transportasi umum berupa bus yang telah ditentukan jadwal operasionalnya. Untuk menghemat biaya transportasi, kami membeli kartu tap-tap dari KT (Korean Transportation card) yang dapat di beli di mini market di pusat kota, atau di stasiun KTX (kereta cepat Korea). Kartu tersebut bisa digunakan ketika hendak menggunakan KTX, bis, taksi, bahkan bisa juga untuk pembayaran jika belanja di partner mini market Korea seperti C.U mart. Kartu tersebut bisa diisi sesuai harga yang tertera di mesin pengisiannya.

Untuk terminal pusat bus ada di Seohwari paling ujung, terminal Wontong, dan jika ingin ke Seoul atau ke luar kota Inje-gun, bisa menggunakan bus dari terminal Wontong ke kota tujuan. Kalau kami biasanya dari terminal Wontong ke Seoul menggunakan bus jurusan Dong-Seoul dan membayar sekitar ₩15.000 atau Rp195.000,00 jika dirupiahkan. Jika dari DMZ ke Seohwari, ke Cheondori atau ke Wontong, sekali naik menggunakan kartu tap-tap hanya membayar ₩900 atau sekitar Rp11.700,00 , jika tunai membayar ₩1.000 atau Rp13.000,00.

Jika ingin mengganti uang Rupiah ke Won (mata uang Korea), bisa ke money changer. Tetapi sangat sulit menemukan money changer di sekitar DMZ, jadi harus ke pusat kota atau ke Seoul terlebih dahulu. Oleh karena itu, saya sarankan dari Indonesia sudah menukarkan uang Rupiah ke Won, atau menyiapkan uang yang cukup di kartu ATM.

Itulah pengalaman, kesan dan pesan saya mengenai program YES Korea Batch II 2019 yang dilaksanakan mulai 5 Maret 2019 hingga 26 Mei 2019. Semoga tulisan saya ini bermanfaat untuk kalian yang ingin mengikuti program sejenis ini atau untuk kalian yang ingin pergi ke Korea Selatan.

Student Immersion Singapore Batch XV: SMA Kristamitra Semarang

Pada era globalisasi seperti ini, kunjungan ke Luar Negeri melalui program Student Exchange, Edutrip, Pertukaran Pelajar, Student Immersion merupakan cara ampuh untuk menambah pengetahuan masing-masing siswa. Pengetahuan yang di dapat tidak hanya dibidang pendidikin, melainkan dari beberapa aspek lainnya. Antara lain aspek kebudayaan dan Aspek Pesonality setiap individu. Biasanya siswa berpergian bersama keluarga, kali ini sendiri. Hal ini akan melatih kemandirian dan tanggung jawab setiap siswa.  Dengan kata lain kunjungan ke Luar Negeri memberikan segudang manfaat bagi peserta didik yang mengikutinya.

Hal tersebut tentunya telah dirasakan oleh siswa-siswa SMA Kristamitra Semarang. Salah satu Sekolah Menengah Atas di Kota Semarang ini baru saja menyelenggarakan kegiatan Student Immersion to Singapore 2019. Kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk kerjasama antara Akhil Education Centre [AEC] Semarang dengan SMA Kristamitra Semarang.

Student Immersion Singapore Batch XV ini dilaksanakan pada tanggal 26 – 29 Mei 2019. Siswa-siswa SMA Kristamitra Semarang ini menunjungi 3 Universitas favorit yang ada di Singapore. Universitas yang dikunjungi yaitu Mages Intitute of Exchellence, Singapore Management University & Singapore Institute of Management.

Siswa-siswa SMA Kritamitra ini mendapatkan berbagai informasi mengenai kampus, cara pendaftaran serta beasiswa-beasiswa yang bisa diterima. Selain itu, di Mages Institute of Exchellence, semua siswa mendapat kesempatan untuk mencoba Virtual Reality [VR]. Selama berkegiatan di Universitas semua siswa dituntut untuk menggunakan Bahasa Inggris. Secara tidak langsung hal ini mengasah kemampuan Bahasa Inggris setiap siswa.

Banyak sekali manfaat yang di dapat kan…..

Selanjutnya sekolah mana yang akan berangkat ? Sekolah kaliankah ????

 

Update Class In June 2019

Sambut Bulan Juni ini dengan penuh semangat guys…..

Alhamdulillah kelas-kelas di Akhil Education Centre [AEC] Semarang semakin penuh tiap bulannya. Terimakasih atas kepercayaan kalian semua.

Bulan Juni 2019 ini kelas-kelas Bahasa Asing yang ada di AEC Semarang meliputi Kelas Bahasa Korea, Kelas Bahasa Inggris dan Kelas Bahasa Jepang. Kelas-kelas Bahasa Asing tersebut terbagi menjadi 3 tipe yaitu Kelas Reguler, Kelas Private Office dan Kelas Private Home.

Kelas-kelas apa saja dan siapa aja yang ada di AEC Semarang bisa kalian lihat pada poster di bawah ini ya.

Teman-teman lainnya yang mau belajar bahasa Asing, bisa langsung merapat ke AEC Semarang. Banyak sekali pilihan kelas yang bisa kalian ambil lho….

AEC Semarang Kembali Buka Setelah Libur Lebaran

Hai hai hai……

Libur Lebaran telah usai guys. Saatnya bagi kita untuk menjalankan rutinitas kembali seperti sedia kala.

Mulai Hari ini Kantor Akhil Education Centre [AEC] Semarang sudah kembali buka setelah sejenak libur lebaran guys….

Jam buka AEC sudah kembali normal ya guys

  • Senin – Jumat : 08.30 – 17.30
  • Sabtu                : 08.30 – 14.30

Untuk kelas malam akan kembali aktif Mulai minggu depan….

Bagi teman-teman yang telah mengirim pesan ke AEC Semarang melalui media sosial selama libur lebaran, pesan tersebut kami tampung terlebih dahulu guys.

Mulai hari ini pesan yang telah masuk akan segera kami respons. Terimakasih ….

Yuk mulai kembali harimu dengan semangat ekstra ^o^