Sinergi AEC Semarang dan Al Azhar Kalibanteng dalam Mewujudkan Generasi Berdaya Saing Global || Closing Ceremony

Dunia pendidikan saat ini tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan keterampilan yang dapat mendukung peserta didik menghadapi tantangan global. Salah satu keterampilan tersebut adalah kemampuan berkomunikasi menggunakan bahasa asing. Melalui pembelajaran bahasa asing, peserta didik dapat memperluas wawasan, mengenal beragam budaya, serta meningkatkan kepercayaan diri ketika berinteraksi dengan orang-orang dari latar belakang yang berbeda. Kemampuan ini menjadi bekal penting bagi generasi muda untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman dan memanfaatkan berbagai peluang di masa depan.

English Program kali ini periode Sept – Okt 2026, AEC menghadirkan pengalaman belajar yang berbeda dengan kehadiran Miss Camille, pengajar yang berasal dari Belanda untuk sekolah Al Azhar Kalibanteng. Melalui program ini, para peserta mendapatkan kesempatan untuk belajar dan berlatih bahasa Inggris secara langsung dalam suasana yang interaktif, komunikatif, dan menyenangkan.

Kehadiran Miss Camille memberikan kesempatan bagi peserta untuk mempraktikkan kemampuan bahasa Inggris dalam komunikasi nyata. Peserta tidak hanya belajar memahami materi, tetapi juga didorong untuk lebih aktif berbicara, menyampaikan pendapat, mengajukan pertanyaan, serta membangun keberanian dalam berkomunikasi. Interaksi secara langsung ini menjadi pengalaman berharga, terutama bagi peserta yang ingin meningkatkan kemampuan berbicara (speaking) dan melatih kepercayaan diri ketika menggunakan bahasa Inggris.

Selain meningkatkan kemampuan bahasa, English Program ini juga menjadi kesempatan bagi peserta untuk mengenal perspektif dan latar belakang budaya yang berbeda. Melalui interaksi bersama Miss Camille, peserta dapat memperluas wawasan internasional, belajar memahami perbedaan budaya, serta menyadari bahwa bahasa Inggris merupakan salah satu sarana penting untuk menjalin komunikasi dengan masyarakat dari berbagai negara. Pengalaman seperti ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa ingin tahu, keterbukaan, dan semangat peserta untuk terus mengembangkan kemampuan bahasa asing.

Jadi, sekolah kalian kapan ingin seperti ini juga? Jika tidak memulai sekarang, kapan lagi?

Informasi

Belajar dan Berkembang melalui Program Magang di AEC Semarang

Magang merupakan salah satu kegiatan yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal dunia kerja secara langsung. Melalui kegiatan magang, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengalaman baru, tetapi juga dapat menerapkan ilmu yang telah dipelajari selama berada di bangku perkuliahan. Selain itu, magang juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar beradaptasi dengan lingkungan kerja, membangun komunikasi, serta memahami bagaimana sebuah pekerjaan dilakukan secara profesional.

Pada tahun ini, AEC Semarang kembali memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk melaksanakan program magang dan mengembangkan kemampuan mereka melalui berbagai kegiatan. Salah satu mahasiswa yang sedang menjalani program magang di AEC Semarang adalah Anindya Tiara Andini, mahasiswa dari Soegijapranata Catholic University dari Program Studi Sastra Inggris. Selama akhir bulan Agustus – pertengahan bulan Desember menjalani program magang, Andini mendapatkan kesempatan untuk terlibat dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pendidikan, pembuatan konten, serta pengelolaan media sosial AEC Semarang.

Salah satu kegiatan utama yang dilakukan Andini adalah mengajar English for Kids untuk kelas 1 dan kelas 5. Dalam kegiatan ini, Andini berkesempatan untuk berinteraksi langsung dengan siswa dan membantu  belajar Bahasa Inggris melalui berbagai materi dan aktivitas pembelajaran. Pengalaman mengajar ini menjadi kesempatan untuk menerapkan pengetahuan yang telah dipelajari selama perkuliahan.

Selain mengajar English for Kids, terkadang Andini juga terlibat menjadi pengajar BIPA Class (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing). Dalam kegiatan tersebut, Andini membantu proses pembelajaran Bahasa Indonesia bagi foreigner. Tidak hanya mengajar, Andini juga turut membuat silabus pembelajaran yang dapat digunakan sebagai panduan dalam proses belajar. Melalui kegiatan ini, Andini mendapatkan pengalaman dalam mempersiapkan materi dan menyesuaikannya dengan kebutuhan siswa.

Kegiatan magang Andini juga tidak hanya berfokus pada bidang pengajaran. Ia turut terlibat dalam pembuatan konten media sosial AEC Semarang, mulai dari mencari ide hingga membantu proses pembuatan konten. Selain itu, Andini juga membuat berbagai artikel yang berkaitan dengan kegiatan dan program AEC Semarang. Ia juga membantu membalas pesan dari orang-orang di media sosia serta memberikan rekomendasi mengenai AEC yang tertarik untuk mengikuti pembelajaran bahasa asing.

Melalui berbagai kegiatan tersebut, program magang di AEC Semarang menjadi pengalaman yang memberikan banyak pembelajaran bagi Andini. Tidak hanya mendapatkan pengalaman mengajar, Andini juga belajar mengenai pembuatan materi, penulisan artikel, pembuatan konten, dll. Pengalaman ini diharapkan dapat menjadi bekal untuk mengembangkan kemampuan serta mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja di masa mendatang.

Informasi

INTERNSHIP PROGRAM : MAHASISWA SASTRA JEPANG UNIVERSITAS DIPONEGORO

Internship program adalah salah satu program yang sangat familiar di dunia kampus bagi setiap mahasiswa. Pada awal tahun 2025 lalu tepatnya pada bulan Januari AEC Semarang menerima mahasiswa jurusan sastra dan kebudayaan Jepang dari Universitas Diponegoro Semarang. Pada program magang ini terdiri dari empat mahasiswa laki laki yang saat ini [semester baru] memasuki semester 6 di kampusnya. Program magang di AEC dilaksanakan kurang lebih selama 30 hari.

Dengan durasi waktu magang yang kurang lebih 30 hari di AEC Semarang tentu memiliki beberapa proker atau Program Kerja untuk di laksanakan dan di selesaikan dengan batas waktu yang sudah di sepakati bersama. Proker yang direncanakan dibagi menjadi 2 bagian yaitu tugas harian dan menjadi tugas mingguan. Tugas mingguan antara lain: Membuat Cover Modul Bahasa Jepang, membuat modul ajar level pemula Bahasa Jepang, membuat soal ujian placement test Bahasa Jepang, membuka kelas Bahasa Jepang Online untuk level pemula, membuat video dokumentasi selama kegiatan di AEC Semarang.

Dari rincian program kerja yang yang dibuat dikerjakan dan diselesaikan secara berkelompok yang terdiri dari empat mahasiswa tersebut. Empat [4] mahasiswa tersebut yaitu Aufa Rahman, Fenomena Gema Ishadi, Mohammad Gena Ishadi, dan Muhammad Arif Fathurohman. Ke empat mahasiswa diatas dari jurusan yang sama yaitu Bahasa dan Kebudayaan Jepang di Universitas Diponegoro Semarang.

Selama proses pengerjaan dan pembuatan program kerja, AEC Semarang juga ikut serta memonitoring dan memberikan evaluasi dari hasil program kerja yang telah dibuat. Program kerja yang di buat oleh AEC bertujuan untuk memberikan pengalaman kepada peserta magang mengenai hal hal yang diperlukan terutama dalam dunia kerja dan khususnya pada bidang Pendidikan. Karena seperti yang di ketahui bahwa AEC Semarang adalah salah satu Lembaga kursus Bahasa Asing di Semarang yang salah satu Bahasanya adalah Bahasa Jepang.

Bagaimana apakah tertarik untuk magang di AEC juga?

Informasi dan pendaftaran