Lima Masjid Terkenal di Korea Selatan

Ramadhan sebentar lagi datang guys. Yuk kita telusuri Jejak Islam yang ada di Korea Selatan melalui 5 masjid terkenal yang ada di Korea Selatan di bawah ini.

  • Seoul Central Masque

Seoul Centre Masque merupakan masjid permanen pertama yang ada di Korea Selatan dan merupakan masjid tertua. Masjid ini terletak di pusat kota Seoul. Tepatnya terletak di daerah Itaewon, Seoul Korea Selatan. Masjid ini mulai didirikan pada tahun 1976 atas bantuan dari pemerintah korea selatan serta kontribusi moneter dari Arab Saudi. Teman-teman yang berkunjung ke Seoul wajib sekali mengunjungi masjid ini.

Nuansa Islami terlihat jelas pada saat memasuki wilayah masjid ini. Ada sebuah madrasah yang didirikan pula di sekitar masjid. Madrasah ini dijadikan sebagai lembaga pendidikan Islam bagi anak-anak, pusat penelitian kebudayaan islam dan organiasasi islam lainnya. Pada saat bulan Ramadhan masjid ini banyak dikunjungi oleh mahasiswa-mahasiswa muslim.

  • Masjid Busan

Masjid di Korea Selatan bukan hanya ada di Seoul ya guys, di Busan juga ada sebuah masjid yang cukup terkenal yaitu masjid Busan Al Fatah “한국 이슬람 부산성원”. Masjdi ini merupakan masjid tertua ke dua yang dibangun di Korea Selatan. Masjid ini dibangun pada tahun 1980 dengan pendanaan dari Libya. Masjid ini terletak di 30-1 Namsan-dong Keumjeong-ku, Busan. Masjid ini dekat dengan Dusil Stasiun, Busan Metro. Jika ingin ke masjid tinggal jalan kaki saja dari stasiun tersebut. Masjid ini mempunyai sebuah perpustakaan dengan berbagai macam koleksi buku dan audio yang bisa dipinjam.

  • Masjid Gwangju

Masjid Gwangju merupakan masjid tertua ketiga yang ada di Korea Selatan. Masjid ini resmi dibuka pada tahun 1981. Masjid ini menjadi satu-satunya masjid yang ada di Gwangju. Masjid ini didirikan oleh organisasi muslim yang ada di Korea Selatan yaitu Korea Muslim Federation [KMF]. Bukan hanya mendirikan, saja organisasi ini juga mengelola masjid ini sampai saat ini. Terletak di Yeok-dong 48-9, Gwangju, Gyeonggi-do. Jamaah masjid bukan hanya orang korea saja. Banyak di antaranya berasal dari Negara-Negara lainnya seperti Indonesia, Mesir dan Pakistan.

  • Masjid Jeolla-do

Masjid lainnya yang bisa ditemukan di Korea Selatan yaitu Masjid Jeolla-do. Masjid ini terletak di 732-21 Hannam-dong, Yongsan-gu, Seoul, Korea Selatan. Masjid ini menujukkan bahwa kebudayaan asli Korea bisa berdampingan dengan Islam. Hal tersebut dapat terlihat pada bangunan masjid. Bungunan masjid memadukan arsitektur Korea dan Arsitekture Islam. Atap masjid dibuat dengan memadukan atap khas korea dengan kubah khas Islam. Masjid ini memiliki arsitektur yang cukup unik.

  • Masjid Ansan

Masjdi Ansan merupakan salah satu masjid termegah yang ada di Korea Selatan. Masjid ini memiliki 4 lantai. Masjid ini sudah ada sejak tahun 1990 an. Namun pada tahun 2007 masih ini mulai digiatkan kembali pembangunannya dan menjadi masjid yang megah. Masjid ini diramaikan oleh pendatang dari Indonesia. Hal tersebut terbukti dengan adanya satu lantai yang digunakan untuk organisasi TKI Korea di kota Ansan. Masjid ini terletak di 16-1 Wongokgongwon-ro, Wongokbon-dong, Danwon-gu, Ansan-si, Gyeonggi-do, Korea Selatan. Setiap hari Jumat, masjid ini ramai dikunjungi oleh umat muslim dari beberapa daerah disekitar ansan.

Itu tadi guys. Info seputar masjid masjid yang bisa ditemukan di Korea Selatan. Teman-teman muslim yang berkunjung ke Korea Selatan perlu sekali menambahkan list kunjungan ke salah satu masjid yang ada di Korea Selatan ini.

Kunjungan ke Singapore Management University [SMU] & Mages Institute of Excelenge

Kegiatan Edutrip Singapore Batch XIV bersama SMA Negeri 11 Semarang baru saja selesai dilaksanakan guys. Penasaran dengan kegiatan mereka selama di Singapore ????

Salah satu kegiatan yang dilakukan pada saat melaksanakan program Edutrip yaitu kunjungan ke Sekolah atau kunjungan ke Universitas. Ini kegiatan yang tidak boleh terlewatkan ya. Edutrip Singapore Batch XIV: SMA N 11 kali ini melakukan kunjungan ke 2 Universitas yang ada di Singapore. Kedua Universitas yang dikunjungi yaitu MAGES Institute of Excellence Singapore dan Singapore Management University [SMU]. Kedua universitas yang dikunjungi ini merupakan universitas favorit yang ada di Singapore dan memiliki fokus pembelajaran yang berbeda. Kunjungan dilakukan di 2 hari ya berbeda ya.

Hari pertama Senin 24/03, peserta melakukan kegiatan di Singapore Management University [SMU]. Semua peserta di terima langsung oleh Mr. Carl Tan. Setelah itu semua siswa mendengarkan pemaparan materi dari Mr. Carl Tan seputar informasi pendaftaran mahasiswa baru dan beasiswa yang bisa diambil oleh mahasiswa asing.

Hari kedua Selasa 25/03, peserta melanjutkan kegiatan dengan agenda kunjungan ke MAGES Institute of Excellence Singapore. Universitas ini merupakan universitas yang berfokus pada Desaint Grafis. Setelah mendengarkan pemaparan materi dari Mr. Alexander De La Cruz, peserta mendapat keempatan untuk mencoba alat VR [Virtual Reality].

Kunjungan ke Universitas ini bertujuan untuk memberikan wawasan, pengalaman serta pengetahuan baru yang berkaitan dengan universitas-universitas yang ada di luar negeri.

 

 

 

Sosialisasi Student Immersion Korea SMA N 6 Semarang

Akhil Education Centre [AEC] Semarang baru saja menyelanggarakan kegiatan Sosialisasi Program Student Immersion Korea 2019 di SMA Negeri 6 Semarang. Sosialisasi diselenggarakan pada hari Kamis, 28 Maret 2019 pukul 10.00 di laboratorium kesenian SMA Negeri 6 Semarang. Sosialisasi Program Student Immersion Korea 2019 ini dihadiri oleh orang tua murid kelas X dan kelas XI serta siswa-siswa yang tertarik untuk mengikuti program ini.

Kegiatan Sosialisasi dibuka langsung oleh Kepasa SMA Negeri 6 Semarang Ibu Dra. Lukita Yuniati, M.Kom. Setelah membuka kegiatan dan memberi beberapa arahan kepada siswa, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan Program Student Immersion Korea 2019. Pemaparan program disampaikan langsung oleh Pimpinan Akhil Education Centre [AEC] Semarang, Bapak Eko Wahyudi. Setelah proses pemaparan program selesai dibuka sesi tanya jawab.

Kegiatan Sosialisasi Program Student Immersion Korea 2019 selesai pukul 11.30. Sesuai Agenda Siswa yang akan mengikuti kegiatan Student Immersiaon Korea 2019 ini akan terbang ke Korea pada tanggal 1 September 2019

Mau Nerjemahin Dokumen ? Ke AEC Aja…

Bagi teman-teman yang ingin menerjemahkan Dokumen. Sekarang jangan bingung lagi ya harus ke mana. Langsung saja datang ke Akhil Education Centre [AEC] Semarang.

Akhil Education Centre [AEC] Semarang membuka jasa menerjemahkan dokumen. Dokumen yang bisa diterjemahkan meliputi:

  1. Bahasa Korea ke Bahasa Indonesia / Sebaliknya
  2. Bahasa Jepang ke Bahasa Indonesia / Sebaliknya
  3. Bahasa Mandarin ke Bahasa Indonesia / Sebaliknya
  4. Bahasa Perancis ke Bahasa Indonesia / Sebaliknya
  5. Bahasa Inggris ke Bahasa Indonesia / Sebalikya
  6. Bahasa Thailand ke Bahasa Indonesia / Sebaliknya

Info mengenai detail biaya dan lama pengerjaan bisa langsung hubungi kami di

Office [024] 764 30083

YES KOREA 2019: Program DMZ bersama Mahasiswa UGM

Hai guys…. kepoin keseruan Mahasiswa Sastra Korea Universitas Gadjah Mada yang mengikuti program YES KOREA 2019 periode pertama ini yuk.

Sebelumnya baca juga artikel ini ya.

https://aecsemarang.com/2019/02/26/pre-departure-training-yes-korea-dmz-project-2019/

Program YES KOREA 2019 Periode I  [Maret – Mei] telah berlangsung. Perserta yang mengikuti program  YES KOREA 2019 Periode I ini berjumlah 3 orang. Ada Ayu Martha, Elfira Rosa, and Hening Larashati. Ketiga peserta ini merupakan Mahasiswa Sastra Korea Semester 3 Universitas Gadjah Mada. Program YES KOREA 2019 ini merupakan salah satu bentuk kerjamasa Akhil Education Centre [AEC] Semarang dengan Universitas Gadjah Mada.

Ketiga mahasiswa UGM ini mengambil program DMZ [Demilitarized Zone]. Program DMZ ini merupakan program yang diusung oleh Korea DMZ Peace-Life Valley [KDPV]. KDPV sendiri merupakan pusat penelitian dan pelatihan yang didirikan oleh banyak aktivis perdamaian dan ekologi dengan dukungan pemerintah Korea. Program yang akan dilakukan berkisar kunjungan lapangan, pekerjaan mual, pelatihan pengantar tematik, pelatihan kepemimpinan dan pendidikan perdamaian global.

Selasa, 06 Maret 2019 Ketiga mahasiswa UGM ini sampai di Korea. Hampir satu bulan mereka menjalankan program di Korea. Salah satu kegiatan bulan pertama mereka di Korea yaitu mengikuti Kegiatan Seed Festival Seoul [Festival Rumput Laut]. Festival ini merupakan festival tahunan yang diselenggarakan di Korea. Festival ini diadakan di Seoul. Ketiga mahasiswa dilibatkan dalam setiap kegiatannya.

Sesuai Jadwal, mereka akan kembali ke Indonesa akhir bulan Mei mendatang.  Sampai berjumpa di Indonesia guys ^o^