Wow…. Alvan-San Telah Sampai Di Jepang

Konnichiwa….

Nenmatsu ni natta ga iru youna ki ga shinakatta da ne. minasan, ogenki desuka ????? Pastinya pada baik-baik semua guys….

Masih ingatkan kalian dengan Alvan-san???

Fatwa Yoga Alvan Roziq merupakan salah satu siswa di Akhil Education Centre [AEC] Semarang yang mengambil kelas Bahasa Jepang. Alvan mulai berlajar Bahasa Jepang sejak April hingga Juli 2018 dengan total jam pelajaran sebanyak 196 jam.

Dalam durasi 4 bulan Alvan belajar Bahasa Jepang hingga level Chukyyu. Level Chukyuu ini setara dengan N4. Jangan heran ya teman, dalam durasi 4 bulan bisa menyelesaikan level Chukyuu. Hal ini lantaran Alvan mengambil kelas private office dengan jadwal intensif class. Maksudnya jadwal belajar Alvan dipadatkan dari Senin – Sabtu, dan satu hari langsung 4x pertemuan [09.00 – 16.00]. Pemadatan jadwal dilakukan jika ada permintaan dari siswa ya.

Langkah, Alvan belajar Bahasa Jepang tidak berhenti di Akhil Education Centre [AEC] Saja. Dua hari yang lalu AEC Semarang mendapat kabar dari Alvan bahwa sekarang Alvan melanjutkan Belajar Bahasa Jepang  di Fukuoka, Jepang. Bulan Oktober 2018 kemarin, Alvan telah terbang ke Jepang. Alvan di Jepang belajar Bahasa Jepang dan juga Arubaito [Magang].

Selamat Alan sudah sampai di Negeri Sakura. Lebih semangat lagi belajarnya disana. Jika pulang ke Indonesia bisa berkunjung ke AEC Semarang.

  • Dokumentasi Alvan Saat Ini di Jepan

 

  • Dokumentasi Saat Belajar di AEC Semarang

  

 

Interpreter AEC Semarang Mendampingi CEO Neogreentech Korea Berkegiatan Di Semarang

Semarang, (28/11) Interpreter dari Akhil Education Centre [AEC] Semarang baru saja menyelesaikan tugas pendampingan Relasi Bisnis PT. Global Grup LBM selama berkegiatan di Semarang. Relasi Bisnis PT.Global Grup LBM kali ini yaitu Mr. Han Manhee dan Mr Lee Unsung yang berasal dari Neogreentec Co.,LTD Korea Selatan. PT.Global Grup LBM telah mempercayakan AEC Semarang untuk menjadi Interpreter [Penerjemah Lisan] tamu penting mereka.

Mr Han ini merupakan CEO Neogreentech sedangkan Mr. Lee yang merupakan Teknisi Neogreentech. Tamu Korea ini berkegiatan di Semarang selama 5 hari yaitu dari tanggal 24 – 28 November 2018. Tamu Korea ini datang ke Indonesia dalam rangka melakukan Instalation, and Training Incineator [Alat Pembakar Limbah Rumah Sakit] di Rumah Sakit K.R.M.T. Wongsonegoro (RSWN).

Interpreter hari pertama yang mendampingi Mr. Han dan Mr Lee yaitu Ms. Yustina. Agenda hari pertama dimulai dari penjemputan tamu di bandara hingga pengechekan alat Incineator di Rumah Sakit K.R.M.T. Wongsonegoro. Hari kedua yang bertindak sebagai Interpreter yaitu Ms. Yustina dan Mr. Ibrahim agenda hari kedua yaitu instalasi [pemasangan] alat. Hari ketiga hingga terakhir Ms. Vita yang bertindak sebagai Interpreter mendampingi tamu dari korea. Agenda hari ketiga dan keempat yaitu Instalasi Alat, Training dengan pihak teknisi rumah sakit dan meeting. Agenda di hari terakhir Rabu, 28 November 2018 yaitu Grant Ceremonial by Agreement Signing between PT. GG-LBM, Neogreentech, and RSWN. Kegiatan di hari terakhir ini dihadiri oleh Walikota Semarang, Bapak Hendrar Prihadi.

Kegitan Interpreter tersebut berakhir hingga mengantar Mr. Han dan Mr. Lee ke bandara untuk terbang kembali ke Korea. Terimakasih PT. Global Grup LBM tetah mempercayakan tugas penting ini kepada AEC Semarang. Semoga dilain waktu bisa menjalin kerjasama kembali.

 

 

 

Mahasiswa Prodi Pendidikan Luar Sekolah UNNES Melakukan Kunjungan ke AEC Semarang

Kamis, 22 November 2018 yang lalu, Akhil Education Centre [AEC] Semarang menerima Mahasiswa Fakultas Pendidikan Universitas Negeri Semarang [UNNES] yang berkunjung di Kantor AEC Semarang. Mahasiswa yang melakukan kunjungan kala itu ada 4 mahasiswa, Amelia Putri, Aida Nurfadila, Annisa Noor dan Bhakti Kusuma Wardani. Keempat mahasiswa tersebut berasal dari Prodi Pendidikan Luar Sekolah, FIP, UNNES.

Mahasiswa FIP UNNES ini tidak sekadar berkunjung di Akhil Education Centre [AEC] Semarang. Kunjungan Hari Kamis kemarin bertujuan untuk menambah ilmu dan wawasan mengenai dunia kerja nyata disuatu lembaga pendidikan non-formal. Selain itu juga memberikan gambaran dan bukti nyata tentang proses kerja dikelembagaan. Mahasiswa-mahasiswa ini juga berkesempatan masuk ke dalam kelas-kelas dan melihat proses pembelajaran secara langsung.

Wawasan yang diberikan pada saat kunjungan tersebut diharapkan mampu memberikan bekal kepada mahasiswa sebelum melakukan interenship di semester VI. Selain itu juga dapat memberikan gambaran, agar setelah lulus dari perguruan tinggi mendapat kesempatan kerja dari prospek kerja yang baik serta mampu menciptakan lapangan pekerjaan sendiri.

  

  

  

Pelatihan Bahasa Indonesa Bagi Dewan Direksi PT. Hutan Makmur Indonesia

Saat ini kita berada di era globalisasi. Era globalisasi sendiri mengandung makna manusia hidup pada dunia tanpa batas [borderless world]. Istilah tersebut lebih sering di artikan dalam konteks ekonomi saja. Hal tersebut terbukti dengan banyaknya negara yang mengglobalkan ekonomi sehingga muncul berbagai institusi seperti WTO, APEC, AFTA dll. Kenyataanya globalisasi terjadi tidak hanya dibidang ekonomi tapi juga dibidang kebudayaan. Interaksi antarbangsa yang terjadi sebagai pemenuhan kebutuhan ekonomi telah menyebabkan terjadinya globalisasi kebudayaan. Bahasa sebagai unsur kebudayaan memiliki peranan penting dalam era globalisasi. Hal tersebut karena bahasa menjadi wahana untuk mencapai pemenuhan kebutuhan ekonomi, disamping kebutuhan lainnya.

Sebagai negara berkembang, Indonesia memiliki sumber daya alam dan budaya yang besar. Fakta inilah yang membuat banyaknya warga negara asing ingin menjalin kerjasama dengan Indonesia. Meskipun telah ada wahana komunikasi international yaitu Bahasa Inggris, tetapi banyak diantara mereka ingin berkomunikasi dengan Bahasa Indonesia dalam menjalin kerjasama. Seperti halnya Beberapa Dewan Direksi PT. Hutan Makmur Indonesia yang ingin bisa menggunakan Bahasa Indonesia dengan lancar.

Beberapa Dewan Direksi PT. Hutan Makmur Indonesia ini merupakan warga negara Thiongkok [China]. Mereka sama sekali tidak bisa menggunakan Bahasa Indonesia sedangkan semua karyawan perusahaan adalah masyarakat Indonesia. Sebagai upaya mempermudah komunikasi Beberapa Dewan Direksi PT. Hutan Makmur Indonesia yang merupakan warga negara asing ini belajar Bahasa Indonesia.

Akhil Education Centre [AEC] Semarang dipercaya sebagai lembaga pendidikan bahasa yang menjadi patner dalam memberikan pelatihan Bahasa Indonesia Bagi Dewan Direksi PT. Hutan Makmur Indonesia. Pelatihan Bahasa Indonesia yang diberikan lebih berfokus pada conversation [percakapan]. Pelatihan Bahasa Indonesia ini akan dilaksanakan selama 3 bulan secara intensif. Bahasa Penutur yang digunakan dalam proses pembelajaran adalah Bahasa Madarin.

Pelatihan Bahasa Indonesia ini diberikan oleh Ms. Riski yang merupakan salah satu pengajar Bahasa Mandarin di Akhil Education Centre [AEC] Semarang. Kelas Perdana telah dimulai Senin, 19 November 2018. Pelatihan Bahasa Indonesia ini berlangsung di PT. Hutan Makmur Indonesia yang berlokasi di Kawasan Industri Terboyo Semarang. Pelatihan Bahasa Indonesia ini akan selesai pada bulan Januari 2019.

Hanif-San Siap Belajar Bahasa Jepang di Level Chukyuu

Satu lagi siswa Akhil Education Centre [AEC] Semarang telah selesai menempuh kelas Bahasa Jepang Level Pemula [Shokyuu]. Congratulation ………

Kira-kira Siapa ya siswa ini ???

Siswa Akhil Education Centre [AEC] Semarang yang baru sama menyelesaikan belajar Bahasa Jepang di kelas pemula yaitu Hanifan Fadhilah Wibowo. Siswa ini lebih sering di sapa Kak Hanif.  Lantaran tertarik akan Negara Sakura membuatnya tertarik juga dengan Bahasa yang dipergunakan orang-orang di Negeri Sakura tersebut. Hal tersebut yang membuat Kak Hanif menjadikan Bahasa Jepang sebagai salah satu Bahasa Asing yang wajib dikuasai selain Bahasa Inggris.

Kak Hanif mulai bergabung dengan Akhil Education Centre [AEC] Semarang dan belajar Bahasa Jepang sejak April 2018 yang lalu. Kak Hanif belajar dari level Shokyuu  atau level pemula. Level Shokkyu [Pemula] di AEC Semarang terbagi menjadi 2 yaitu Shokyuu A dan Shokyuu B. Materi yang dipelajari Kak Hanif di level Shokyuu ini setara dengan materi N5. Setelah selesai belajar di level Shokyuu [ A & B], Kak Hanif menerima Sertifikat dan Transkrip nilai hasil belajar selama di level Pemula.

Saat ini Kak Hanif lanjut mempelajari Bahasa Jepang di level Chukyuu. Semangat terus Kak Hanif Belajarnya.