UPDATE CLASS IN OCTOBER 2017

Hai hai hai…..

Sudah memasuki musim hujan guys berarti kita udah berada di bulan Oktober. Seperti bulan-bulan sebelumnya, kita akan share informasi mengenai kelas-kelas yang ada di Akhil Education Center. Mohon maaf juga karena bulan ini Update kelasnya sedikit terlambar.  Pasti sudah pada penasaran ini.

Setiap bulan pasti ada perubahan jumlah kelas yang ada di AEC. Kenapa????? Karena Ada kelas yang telah selesai di level satu kemudian berlanjut lagi kelas berikutnya. Ada pula tambahan kelas baru dari program yang dibuka setiap bulannya. Penjelasan detailnya seperti apa bisa kalian simak.

Bulan Oktober ini ada kelas baru lho di Akhil Education Center Semarang. Tambahan kelas baru dibulan ini yaitu Kelas Bahasa Mandarin.

Selain Kelas Bahasa Mandarin ada kelas apa saja ya?

Tentunya masih ada kelas Bahasa Korea, Bahasa Jepang, Bahasa Inggris, hingga Bimbel. Kelas-kelas ini tidak hanya ada di Kantor AEC lho. Ada juga kelas kami dibeberapa instansi seperti SMA Negeri 6 Semarang, UNIKA dan SMA PL Don Bosko Semarang. Biar tidak penasaran, yuk lihat kelas-kelas AEC Semarang pada poster berikut.

Sambutan Hangat Dari Semua Siswa Sundol Alternative School Korea

Kata belajar tidak terbatas pada ruang maupun waktu. Ilmu dapat kita peroleh dari mana saja lho. Betul kan…. ???? Kali ini akan diulas keseruan peserta Korea Edutrip Batch III pada saat belajar bersama siswa-siswa di Sundol Alternative School yang ada di Korea.

Senin, 11 September 2017 peserta Edutrip Korea tiba di Sundol Alternative School. Sesampainya di sana semua peserta Edutrip Korea mendapat sambutan yang luar biasa dari semua siswa dan staff. Peserta Edutrip Korea ini merupakan siswa-siswa SMP Islam Al Azhar 14 Semarang. Selama sepekan mereka akan berlajar bersama siswa-siswa Sundol. Mereka bukan hanya belajar saja ya di sana namun juga Home Stay atau bermalam di asrama siswa selama mengikuti kegiatan di sana.

Setelah proses penerimaan dan pembagian kamar asrama selesai, peserta Edutrip Korea ini langsung diajak untuk mengikuti kegiatan yang sedang berlangsung saat itu. Kegiatan pertama yang diikuti yaitu Kelas Yoga. Peserta Edutrip sangat antusias mengikuti kelas pertama mereka. Ini merupakan pengalaman pertama bagi mereka. Hari pertama mengikuti kelas, semua peserta edutrip langsung membaur bersama siswa-siswa Sundol. Tak ada kata canggung diantara mereka lho. Semua kegiatan hari pertama tersebut ditutup dengan makan malam bersama.

Hari kedua, kegiatan yang diikuti semua peserta edutrip lebih bervariasi lagi. Semua peserta mengikuti kelas kebudayaan yang berupa pengenalan alat musik tradisional korea. Mereka juga diberi kesempatan untuk mempraktekkan cara memainkan setiap alat musiknya. Kegiatan selanjutnya yaitu Reading Time, Practical Korea Song, dan English Class. Meskipun kegiatan padat di hari kedua tersebut, namun semua peserta edutrip tetap menjalankan ibadah sholat lima waktu lho. Selain itu disaat free time semua peserta tetap berlatih menari untuk acara farewell pada hari terakhir nanti. Kegiatan hari kedua ini ditutup dengan kunjungan ke salah sungai yang ada di daerah Dumulnori.

Nah, keseruan apa lagi dihari berikutnya???? Tunggu saja ya… update selanjutnya ~~

 

  

  

EPS TOPIK KELAS MALAM

Annyeong Haseo 🙂

Sudah tahukan EPS TOPIK itu apa ?

EPS TOPIK atau Employment Permit System ini merupakan seleksi yang harus diikuti jika ingin bekerja di Korea. Ujian ini langsung diadakan oleh HRD Korea yang telah bekerja sama dengan pemerintah Indonesia melalui program G to G. Seleksi atau ujian EPS TOPIK ini, diadakan serentak oleh BNP2CTKI. Sebelum mengitu ujian ini, peserta ujian tentunya sudah harus menguasai Bahasa Korea.

Akhil Education Centre [AEC] Semarang membuka kelas Bahasa Korea khusus bagi siswa yang ingin mengikuti Ujian EPS TOPIK. Kelas Bahasa Korea ini lebih dikenal dengan Kelas EPS TOPIK. Kelas ini sedikit berbeda dari kelas yang lainnya. Siswa di kelas ini lebih difokuskan pada pengerjaan soal-soal ujian EPS TOPIK.

Bulan September ini di AEC Semarang juga ada Kelas EPS TOPIK yang jam Malam lho. Ada kelas Munawan CS. Munawan dan teman-temannya ingin mengikuti ujian EPS TOPIK. Untuk itu mereka belajar Bahasa Korea. Munawan dan teman-teman memilih kelas EPS TOPIK di jam malam, karena di siang harinya mereka mempunyai kesibukan bekerja. Nah, jika kalian ingin belajar di kelas EPS TOPIK, segera merapat saja !!!

 

Pentingnya Bekal Bahasa Korea !!!!

Sebelum berangkat ke Korea untuk study ataupun bekerja, tentunya bekal Bahasa Korea itu sangat diperlukan. Hal tersebut lantaran sebagaian besar masyarakat Korea belum menguasai Bahasa Inggris. Pada saat berkomunikasi mereka akan menggunakan Bahasa Ibu mereka yaitu Bahasa Korea. Fasilitas publik yang ada disana sebagian besar juga menggunakan huruf Korea atau lebih dikenal dengan huruf Hangeul. Hal tersebutlah yang membuat Bahasa Korea sangat penting untuk dipelajari sebelum berangkat ke negaranya.

Pentingnya penguasaan Bahasa Korea juga dirasakan oleh Rizal Arif Urendy. Rizal Arif Urendy atau yang lebih dikenal dengan Rendy ini merupakan salah satu mahasiswa jurusan Hukum International yang akan berangkat ke Korea. Rendy berangkat ke Korea pada tanggal 28 September 2017 mendatang. Rendy akan mengikuti program kampus selama satu bulan di Korea.

Saat ini Rendy sudah mulai mempersiapkan semua hal yang dibutuhkan sebelum berangkat ke Korea. Salah satunya aspek Bahasa. Rendy mempersiapkan aspek Bahasa dengan mengikuti kursus Bahasa Korea di AEC Semarang. Kelas Private Home yang menjadi pilihan Rendy lantaran jadwal kesibukannya. Rendy belajar bersama Anna Ssaem. Selain belajar Bahasa Korea, Rendy juga belajar Bahasa Inggris. Kelas Bahasa Inggris ini diampu oleh Miss Annisa.

Sekilas cerita mengenai pentingnya belajar Bahasa Korea. Rendy sudah belajar Bahasa Korea lho. Kamu kapan ?????

PENGENALAN HANBOK “ 한북 ” DI EKSKUL BAHASA KOREA

한북  Hanbok merupakan pakaian tradisional Korea yang sudah dikenakan sejak Dinasti Gogoryo (Kerajaan pertama Korea). Hanbok ini diciptakan ketika Raja Gogoryo menikah dengan Ratu Mongol, yaitu mengubah bentuk atasan (jeogori) menjadi lebih pendek dan ketat, bawahan (chima) lebih panjang, dan pita (otgoreum dinaikkan hingga bagian dada.

Nah, pada pertemuan kemarin siswa-siswa Ekskul Bahasa Korea di SMA Negeri 6 Semarang, belajar mengenai pakai tradisional Korea tersebut. Siswa-siswa belajar kosa-kata dari setiap komponen pakaian tersebut. Baik hanbok yang dikenakan perempuan maupun hanbok yang dikenakan laki-laki.

Pada sesi kebudayaan kemarin, Akhil Education Centre (AEC) Semarang menyediakan 4 set hanbok perempuan dan 2 set hanbok laki-laki. Setiap siswa juga diberi kesempatan mencoba mengenakan hanbok tersebut. Hal tersebut bertujuan agar siswa-siswa tidak hanya sekadar mengetahui saja namun juga dapat merasakan mengenakannya. Siswa-siswa sangat berantusias sekali dalam sesi kebudayaan kali ini. Dr. Titi Ptiyatiningsih, M.Pd selaku kepala SMA Negeri 6 Semarang juga turut menyaksikan kelas kebudayaan sore kemarin.