5 Masakan Jepang Sangat Cocok di Musim Hujan

Akhir-akhir ini Kota Semarang sering diguyur ujan guys. Mataharinya lagi maen petak umpet jadi jarang kelihatan. Maklum sekarang hampir memasuki bulan Desember. Berarti sudah saatnya musim dingin. Karena kita negara tropis, musim dingin di Indonesia bukan karena salju ya, tapi karena ujan ^^.

Hujan-hujan gini bawaannya ingin makan terus guys. Paling enak makan sesuatu yang hangat dan berkuah-kuah gitu. Biar ikutan hangat dibadan. Perut kenyang badan juga ikut hangat kan? Hehehe…

Karena kemarin habis ngobrol  seputar jejepangan dengan Ihda Sensei, jadinya kali ini admint akan membahas masakan jejepangan juga. Ada beberapa masakan Jepang yang sangat cocok dinikmati pada saat musim hujan, seperti sekarang ini guys. Ada apa aja yuk simak.

  • Ramen

Siapa sih yang tidak tahu Ramen. Semua pasti sudah tau dan tidak asing lagi. Masakan Jepang yang satu ini sudah menjadi primadon nya pada saat musim hujan. Kenapa demikian??? Karena mudah sekali cara membuatanya. Ramen sendiri mie rebus ala Jepang dengan toping berbagai macam seperti telur, ayam, nori (rumput laut), sayur dll. Sekarang ini sudah banyak ditemukan kemasan ramen instan di beberapa swalayan lho. Kalian tinggal beli dan masak sendiri di rumah. Mudah kan.

  • Oden

Oden ini salah satu masakan Jepang yang sangat cocok sekali dimakan pada saat musim hujan atau musim dingin. Lebih nikmat kalau dimakan pada saat malam hari guys. Oden ini merupakan makanan yang terdiri atas telur, tofu, bakso ikan, aneka tempura, daikon, konnyaku yam cake yang dimasak dengan saus kedelai. Oden ini lebih ke jajanan ya. Biasanya ditusuk dengan bambu dan disajikan dalam keadaan panas.

  • Yosenabe

Yosenabe ini merupakan sup tradisional khas Jepang. Yosenabe merupakan sup yang tebuat dari daging, seafood seperti udang cumi-cumi dan ikan, serta sayuran. Sup ini biasanya dimasak di dalam panji panas dan dihidangkan secara langsung. Sensai panas dari sup ini dapat menghangtkn badan guys, jadi sangat cocok dimakan pada saat musim dingin.

  • Tori Zosui

Tori Zosui ini juga salah satu masakan Jepang yang sangat cocok dinikmati pada saat musim hujan guys. Tori Zosui ini merupakan nasi yang dimasak dengan potongan ayam. Lebih mirip dengan bubur ayam guys. Masakan ini sangat cocok sekali dengan lidah kita guys. Tori Zosui ini lebih enak dimakan pada saat pagi hari. Sebelum memulai aktivitas dihari yang dingin akan lebih enak jika sarapan yang hangat-hangat gitu.

  • Yudofu

Masakan Jepang terakhir yang sangat cocok dimakan pada saat musim hujan yaitu Yudofu atau tofu hot pot. Masakan ini merupakan sup tahu yang dimasak dengan kaldu ayam atau sapi dengan ditambahkan berbagi macam sayuran. Yudofu biasanya disajikan dengan saus ponzu atau yuzu kosho yang terbuat dari bubuk cabai dan kulit jeruk serta garam. Yudofu ini disajikan dalam keadaan panas dan sangat direkomendasikan sekali.

 

Nah, sudah terinsiprasi mau makan apa sekarang? Mumpung lagi hujan-hujan gini. Cocok sekali makan salah satu makanan Jepang di atas guys. Lain kali akan dishare artikel tentang cara membuat salah satu masakan di atas guys ditunggu saja ya.

Arigatou Gozaimasu (ありがとうございます)

Testimoni dari Kelas Bahasa Jepang AEC Semarang

Selasa, 21 November 2018 kemarin pertemuan terakhir kelompok Rita Cs di kelas Bahasa Jepang ‘Shokyu A’.   Kelompok Rita Cs ini terdiri dari Rita Emilia, Riski Raul Ferdinan dan Muhammad Reynal Putra. Mereka semua belajar bersama dengan Idha Sensei. Tak terasa mereka sudah sampai dipertemuan terakhir. Siswa-siswa ini sudah belajar Bahasa Jepang sejak awal September yang lalu.

Tiga siswa ini memiliki karakter yang berbeda. Namun semua bisa membaur di kelas Bahasa Jepang yang diampu oleh Ihda Sensei. Saat ini siswa-siswa tersebut sudah fasih huruf katakana dan hiragana serta beberapa kanji lho dan saatnya naik level di kelas Shoyu B.

Terima kasih Kak Rita Cs, telah mewarnai cerita di kelas Bahasa Jepang Akhil Education Centre (AEC) Semarang. Ditunggu saja ya kak, sebentar lagi akan buka cabang di UNDIP ^^

  

   

Semula Hanya Tertarik Negaranya Sekarang Bahasanya

Bahasa Jepang merupakan salah satu bahasa asing yang banyak dipelajari setelah Bahasa Inggris dan Bahasa Mandarin. Bahkan di Indonesia  Bahasa Jepang, dipelajari pada saat menempuh pendidikan Sekolah Menengah Atas. Pada saat mempelajari bahasa suatu negara kita tidak hanya sebatas mengetahui bahasanya saja. Melalui bahasa yang kita pelajari, secara tidak langsung juga belajar kebudayaan dan sejarah negara tersebut. Pada dasarnya bahasa tidak bisa dipisahkan dari kebudayaan.

Negara Jepang  atau yang lebih dikenal dengan Negeri Sakura ini menyimpan berbagai kebudayaan yang sayang untuk dilewatkan. Seperti halnya siswa AEC Semarang yang satu ini. Ketertarikan akan Negara Jepang membuat Ajik Nur Rotimah menyukai segala sesuatu yang berkaitan dengan Jepang.

Hal tersebutlah yang mendorong Ajik untuk mempelajari pula Bahasanya yaitu Bahasa Jepang. Pada mulanya Ajik belajar Bahasa Jepang secara otodidak. Namun banyaknya tatabahasa dan huruf yang tidak bisa dipelajari secara mandiri, membuat Ajik menempuh kelas Bahasa Jepang di Akhil Education Centre (AEC) Semarang.  Ajik belajar bersama sensei Ihda.

Keputusan Ajik Belajar Bahasa Jepang dengan seorang pembimbing sangat tepat. Saat ini Ajik sudah menguasai huruf katakana dan hiragana. Selain itu Ajik juga sudah berani berkomunikasi menggunakan Bahasa Jepang. Beberapa waktu yang lalu Ajik mengungkapkan bahwa sekarang bisa berkomunikasi dengan beberapa tamu dari Jepang yang singgah diperusahaan tempatnya bekerja. Semua yang tidak berani untuk menyapa sekarang justu berani berbincang-bincang. Lebih semangat lagi Ajik belajar Bahasa Jepangnya. Siapa tau nanti tamu dari Jepangnya merekomendasikan Kak Ajik untuk bekerja di Jepang.

AEC Semarang Berpatisipasi dalam Acara Semaga Edufair 2017

Akhil Education Centre (AEC) Semarang baru saja mengikuti acara Semaga Edufair 2017 lho guys. Semaga Edufair 2017 itu merupakan rangkaian acara untuk mengenalkan universitas dan lembaga pendidikan ke siswa yang diadakan oleh SMA Negeri 3 Semarang. Acara tersebut berlangsung dari tanggal 2 – 3 November 2017 di halaman SMA Negeri 3 Semarang. Semaga Edufair 2017 ini terbuka untuk umum. Peserta yang mengikuti kegiatan ini bukan hanya siswa-siswa SMA Negeri 3 saja, namun semua siswa dari semua sekolah di Semarang bisa mengikuti acara tersebut.

Akhil Education Centre (AEC) Semarang dalam acara tersebut membuka stand pendidikan. Informasi mengenai program AEC maupun seputar beasiswa ke Jepang maupun ke Korea bisa ditanyakan di stand AEC. Selain stand yang bisa dikunjungi, peserta juga bisa mengikuti sesi pemaparan program yang disampaikan langsung oleh pimpinan AEC Semarang di ruang multimedia.

Stand AEC hari Rabu dan Kamis kemarin ramai didatangi pengunjung. Baik siswa yang berasal dari SMA Negeri 3 Semarang maupun siswa dari sekolah lain. Wah berarti AEC Semarang semakin dikenal masyarakat ya guys. Khususnya masyarakat Semarang.